Pertemuan Kegiatan Orientasi Higiene Sanitasi bagi Pengelola Depot Air Minum dan Penanggung Jawab PTM Kabupaten Banyuasin Tahun 2020 di Hotel Duta Syariah Palembang, 4/12/2020.

 

 

Acara dibuka resmi oleh Kabid Kesmas Basarul, S.Sos., M.Si. Ketua Panitia / Pptk Aris Wijayanto, SKM., MKM beserta staf.

Sebanyak 40 org yang terdiri dari : 34 orang pemilik/pengelola DAM dan 6 orang petugas sanitasi puskesmas.

 

Narasumber pertemuan ini terdiri dari :
Dinas Kesehatan Provinsi
BTKL PP Kelas 1 Palembang
Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin

Air sangat diperlukan oleh tubuh manusia seperti hal nya udara dan makanan. Tanpa air, manusia tidak bisa bertahan hidup lama. Selain berguna untuk manusia, air pun diperlukan oleh makhluk lain misalnya hewan dan tumbuhan. Bagi manusia air diperlukan untuk menunjang kehidupan antara lain dalam kondisi layak untuk diminum langsung atau air yang harus dimasak terlebih dahulu sebelum dapat diminum.

 

Kebutuhan air minum dibanyak negara didunia tidak sama satu sama lain. Warga dinegara maju lebih banyak memerlukan air minum daripada dinegara berkembang. Dinegara maju semua keperluan air dipenuhi dengan air minum, sedangkan dinegara berkembang air minum khusus hanya dipergunakan untuk amakan dan minum saja, karena keperluan mencuci dan keperluan lainnya cukup dipenuhi oleh air bersih biasa.

 

Kebutuhan penduduk terhadap air minum dapat dipenuhi melalui air yang dilayani oleh sistem perpipaan (PAM), air minum dalam kemasan (AMDK) maupun Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU). Selain itu air tanah dangkal dari sumur-sumur gali atau pompa serta air hujan diolah oleh penduduk menjadi air minum setelah dimasak terlebih dahulu.

Depot Air Minum (DAM) adalah usaha yang melakukan proses pengolahan air baku menjadi air minum dalam bentuk curah dan menjual langsung pada konsumen. Keberadaan DAM banyak diperlukan masyarakat dan untuk menjamin bahwa air yang dihasilkan oleh depot tersebut memenuhi persyaratan kesehatan, maka Dinas Kesehan berkewenangan menerbitkan sertifikat Hygiene Sanitasi Depot Air minum.

Kecendrungan penduduk untuk mengkonsumsi air minum siap pakai demikian besar, sehingga usaha depot pengisian air minum tumbuh subur dimana-mana yang perlu diawasi, dibina dan diawasi kualitasnya agar selalu aman dan sehat untuk dikonsumsi masyarakat.

Keberadaan Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) terus meningkat sejalan dengan dinamika keperluan masyarakat terhadap air minum yang berkualitas baik dan aman untuk dikonsumsi.

Walaupun memiliki harga yang murah, tidak semua DAMIU terjamin keamanan produknya. DAMIU sebagai pilihan alternatif untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan air minum menjadi resiko yang berbahaya bagi kesehatan jika konsumen tidak memberikan perhatian pada higiene dan sanitasi DAMIU.

Semoga dengan diadakannya Kegiatan Orientasi bagi Pengelola Depot Air Minum dan Penanggung Jawab PTM, diharapkan meningkatnya Jumlah Depot air Minum Isi Ulang di Kabupaten Banyuasin yang memenuhi syarat kesehatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *