ACARA WORKSHOP PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI, DIBUKA RESMI OLEH SEKRETARIS DINAS KESEHATAN KABUPATEN BANYUASIN dr. Hj. RENNY SAHARA, M.Kes. KAMIS 03/12/2020.OPI INDAH HOTEL JAKABARING KEC.RAMBUTAN KAB. BANYUASIN

 

TURUT HADIR KABID YANKES SUPARSIH, SKM., M.Kes. NARASUMBER DARI DINAS KESEHATAN PROVINSI SUMATERA SELATAN Hj. DESI MAHDALENA, SST., DAN dr. DEDI ZULKARNAIN, Sp.KO.

LAPORAN KETUA PANITIA /PPTK KEGIATAN HARI PUTRAWAN, SE., MM.

PESERTA BERJUMLAH 62 ORANG TERDIRI DARI : TIM PENDAMPING KABUPATEN,KETUA POKJA UKP, DAN PENANGGUNG JAWAB PPI. DAN BESERTA PANITIA

INFEKSI AKAN BERDAMPAK MENURUNKAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN PADA PASIEN KARENA AKAN MENINGKATKAN ANGKA KEMATIAN DAN BIAYA PERAWATAN AKIBAT SEMAKIN LAMANYA HARI RAWAT SERTA BIAYA PENGOBATAN SEMAKIN BESAR. DISAMPING ITU INFEKSI JUGA MEMBAHAYAKAN PETUGAS MEDIS SENDIRI KARENA MEREKA BERESIKO TERTULAR INFEKSI DI TEMPAT KERJA YANG PENATALAKSAAN UMUMNYA SULIT DAN MAHAL.KELUARGA PASIEN DAN PENGUNJUNG JUGA BERPOTENSI MENULARKAN PENYAKIT DARI KOMUNITAS KEPADA PASIEN YANG SEMENTARA DIRAWAT, NAMUN MEREKA JUGA BERPOTENSI TERTULAR INFEKSI.

HEALTH CARE ASSOCIATED INFECTIONS (HAIS) MERUPAKAN KOMPLIKASI YANG PALING SERING TERJADI DI PELAYANAN KESEHATAN. HAIS SELAMA INI DIKENAL SEBAGAI INFEKSI NOSOKOMIAL ATAU DISEBUT JUGA SEBAGAI INFEKSI DI RUMAH SAKIT HOSPITALACQUIRED INFECTIONS MERUPAKAN PERSOALAN SERIUS KARENA DAPAT MENJADI PENYEBAB LANGSUNG MAUPUN TIDAK LANGSUNG KEMATIAN PASIEN. KALAUPUN TIDAK BERAKIBAT KEMATIAN, PASIEN DIRAWAT LEBIH LAMA SEHINGGA PASIEN HARUS MEMBAYAR BIAYA LEBIH BANYAK PENERAPAN PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI ( PPI ) DI PUSKESMAS DI BAGI ATAU DI KELOMPOKKAN DALAM PELAYANAN DI UPAYA KESEHATAN PERSEORANGAN(UKP) DAN UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT ( UKM ).

PENERAPAN PPI PADA UPAYA KESEHATAN PERSEORANGAN (UKP ) MELIPUTI : PELAYANAN PEMERIKSAAN UMUM, PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT, PELAYANAN GAWAT DARURAT, PELAYANAN KESGA PERSEORANGAN, PELAYANAN PERSALINAN DAN KEGAWATDARURATAN MATERNAL, PELAYANAN GIGI PERSEORANGAN, PELAYANAN P2P, LABORATORIUM,FARMASI DAN PELAYANAN RAWAT INAP.

SEDANGKAN PENERAPAN PPI PADA UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT (UKM) MELIPUTI : KEGIATAN PENDATAAN PROGRAM UKM, KEGIATAN PENJARINGAN ( SCREENING ), KEGIATAN KUNJUNGAN RUMAH, KEGIATAN DISTRIBUSI & PEMBERIAN OBAT, KEGIATAN DISTRIBUSI & PEMBERIAN PMT, KEGIATAN PELATIHAN, PENYULUHAN, KONSELING, KEGIATAN PEMANTAUAN, PEMBINAAN DAN PEMBERDAYAAN.

TUJUAN WORKSHOP INI UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN, KEMAMPUAN DAN KETERAMPILAN SUMBER DAYA MANUSIA, TENTANG PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI, SEHINGGA DAPAT MELINDUNGI TENAGA KERJA DAN MASYARAKAT DARI PENULARAN PENYAKIT INFEKSI.

DAFTAR PESERTA WORKSHOP PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI ( PPI ) TERDIRI DARI 8 PUSKESMAS REAKREDITASI TAHUN 2020 DAN 15 PUSKESMAS REAKREDITASI TAHUN 2021 YAITU :

8 PUSKESMAS REAKREDITASI TAHUN 2020

  • PUSKESMAS MAKARTIJAYA
  • PUSKESMAS MARIANA
  • PUSKESMAS SUNGAI DUA
  • PUSKESMAS KENTEN LAUT
  • PUSKESMAS SUKAJADI
  • PUSKESMAS SEMBAWA
  • PUSKESMAS PANGKALAN BALAI
  • PUSKESMAS BETUNG KOTA

15 PUSKESMAS REAKREDITASI TAHUN 2021

  • PUSKESMAS CINTAMANIS
  • PUSKESMAS SUKARAJA
  • PUSKESMAS MARGOMULYO
  • PUSKESMAS DAYA UTAMA
  • PUSKESMAS SRIKATON
  • PUSKESMAS TELANG JAYA TELANG
  • PUSKESMAS MUARA TELANG
  • PUSKESMAS TANJUNG LAGO
  • PUSKESMAS GASING
  • PUSKESMAS SUNGSANG
  • PUSKESMAS SIMPANG RAMBUTAN
  • PUSKESMAS SEMUNTUL
  • PUSKESMAS PENGUMBUK
  • PUSKESMAS PETALING
  • PUSKESMAS TALANG JAYA BETUNG

– REAKREDITASI YANG DIMAKSUD DISURVEI KEMBALI SETELAH 3 TAHUN, MASA BERLAKU SERTIFIKAT. JADI JANGAN SALAH ARTI BUKAN GAGAL ATAU REMEDIAL.

KEGIATAN INI DI LAKSANAKAN DENGAN TETAP MEMPERHATIKAN PROTOKOL KESEHATAN SELAMA PANDEMI COVID 19.

BERHARAP KEDEPAN PROGRAM INI AKAN BERJALAN DENGAN SEMESTINYA SESUAI DENGAN TUJUAN YANG DIHARAPKAN KITA SEMUA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *