Plt. Kepala Dinas Kesehatan Dr. dr. Rini Pratiwi, M.Kes membuka resmi Pertemuan Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin Tahun 2020, bertempat di Hotel Opi Jakabaring Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin 17 – 20 November 2020.

Narasumber kegiatan ini berasal dari administrasi pemerintahan dan Otda Setda Kabupaten Banyuasin, Bappeda dan Litbang Kabupaten Banyuasin dan Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin, yaitu sebagai berikut :  (Dr. Dr. Rini Pratiwi, M.Kes, dr. Reny Sahara, M.Kes., Buchori, AP., M.Si., Dedi Irawan, SKM., MKM., Metty  Carina, SKM., M.Kes. dan Aditia Dwinanto Nugroho, SIP).

Rapat Koordinasi Teknis (Rakontek) Perencanaan Dinas Kesehatan  Kabupaten Banyuasin di tengah pandemi COVID-19 penting dilaksanakan dalam rangka memenuhi ketersediaan data dan informasi kondisi serta kemajuan pembangunan kesehatan untuk mendukung  program kebijakan dan manajemen pembangunan kesehatan di Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin.

Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di masyarakat, diharapkan mampu menggunakan  momentum ini untuk mengubah perilaku masyarakat dan mendorong penguatan upaya kesehatan  promotif dan preventif. Di sisi lain, kebutuhan akan ketersediaan data dan informasi secara cepat,  akurat, terkini, dan berkelanjutan diharapkan dapat terwujud.

Tidak dapat dipungkiri, ketersediaan data yang memenuhi kriteria yang telah saya sebutkan tadi,      merupakan dasar  bagi puskesmas dan Dinas Kesehatan dalam menentukan arah terkait upaya meningkatkan kualitas pembangunan kesehatan di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin.

Hampir seluruh program dan kegiatan, amat sangat bergantung kepada manajemen informasi untuk memastikan bahwa upaya yang telah dilakukan mencapai target, belum mencapai target, membutuhkan perbaikan,                    dan lain-lain.  Hal inilah yang menjadi salah satu pertimbangan Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin  untuk kembali bersinergi  bersama seluruh pihak yang dilibatkan dalam kegiatan rapat koordinasi teknis perencanaan dengan sub bahasan :

  • Standar Pelayanan Minimal (SPM)
  • Sistem Pencatatan dan Pelaporan Terpadu (SP2TP)
  • Perencanaan Tingkat Puskesmas (PTP), serta
  • Indeks Kesehatan Masyarakat (IKM)

Tujuan Kegiatan ini bertujuan untuk :

Melakukan koordinasi dalam upaya ketersediaan data dan informasi kondisi dan kemajuan pembangunan  kesehatan, untuk mendukung program kebijakan dan manajemen pembangunan kesehatan di Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin.

Mengetahui informasi langsung dari narasumber mengenai perkembangan dan isu terkini perihal sub bahasan  manajemen informasi puskesmas. Mendapatkan masukan dari peserta pertemuan terkait dengan pelaksanaan,  mencakup tantangan dan  hambatan yang ditemui dalam pelaksanaan program dan kegiatan. Berbagi praktik  pelaksanaan manajemen informasi di puskesmas. Selain dari tujuan tersebut, pada kegiatan ini juga akan memberikan penghargaan kepada :

    1. Petugas terbaik penyusunan profil puskesmas tahun 2019 diberikan kepada :
      • Indah Anggraeni, AMd.GZ (Puskesmas Kenten Laut)
      • Dwi Ayu Saputri, AM.Keb (Puskesmas Sukajadi)
      • Mahdya Hafsari, AM.AK (Puskesmas Pangkalan Balai)
      1. Petugas terbaik pengirim laporan SP2TP ontime
      • Neni Alfiana, AM.Keb. (Puskesmas Teluk Betung)
      • Maharani, SKM ( Puskesmas Karang Agung Ilir)
      • Ani Apriani, S.Kep (Puskesmas Sembawa)
      1. Petugas terbaik penyusunan laporan indeks kepuasan masyarakat (IKM)
      • Maharani, SKM ( Puskesmas Karang Agung Ilir)
      • Tomi Irawan, SKM (Puskesmas Tirta Harja)
      • Rizka Yayu Dina Pratami, AMKL (Puskesmas Sukaraja)

 

 

 

 

Rapat koordinasi teknis perencanaan Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin tahun 2020,        diikuti oleh 120 peserta yang terdiri dari:

      1. kepala UPT, petugas SP2TP, petugas IKM dari 33 puskesmas
      2. 2 orang petugas SP2TP Dinas Kesehatan
      3. 2 orang petugas IKM Dinas Kesehatan
      4. 3 orang petugas SPM dari tata pemerintah secretariat daerah Kabupaten Banyuasin, serta
      5. 16 orang petugas SPM Dinas Kesehatan

Pembangunan kesehatan diarahkan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan untuk hidup  sehat  bagi setiap orang agar peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang  setinggi-tingginya dapat terwujud. Pembangunan kesehatan  diselenggarakan dengan berdasarkan pada prikemanusiaan,  pemberdayaan dan kemandirian, adil dan merata, serta pengutamaan dan manfaat dengan perhatian khusus pada  penduduk rentan, antara lain, ibu, bayi, anak,  lanjut usia (lansia), dan keluarga miskin.

Pembangunan kesehatan dilaksanakan melalui peningkatan :

1)   Upaya kesehatan,

2)   Pembiayaan Kesehatan,

3)   Sumber daya manusia kesehatan,

4)   Sediaan farmasi, alat kesehatan, dan makanan,

5)   Manajemen dan Informasi kesehatan,

6)  Pemberdayaan masyarakat. Upaya tersebut dilakukan dengan memperhatikan dinamika kependudukan,

epidemiologi penyakit, perubahan ekologi dan lingkungan, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK),   serta globalisasi dan demokratisasi, dengan semangat kemitraan dan kerjasama lintas sektoral.  
Penekanan  diberikan  pada  peningkatan perilaku dan kemandirian masyarakat serta upaya promotif dan preventif.  Pembangunan Kesehatan dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan  hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. Dalam kerangka mencapai tujuan tersebut, pembangunan kesehatan dilaksanakan secara sistematis dan  berkesinambungan.

Pembangunan kesehatan diselenggarakan untuk mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi -tingginya melalui upaya yang terarah, terpadu dan berkesinambungan. Target capaian pembangunan kesehatan telah ditetapkan dalam berbagai dokumen perencanaan baik nasional maupun perencanaan daerah.

Dengan tujuan agar terlaksananya perencanaan yang baik dari tingkat puskesmas dan kabupaten sehingga  dilaksanakannya Rakontek Perencanaan Tahun 2020.

DOKUMENTASI PELAKSANAAN KEGIATAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *