Salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat di kelompok pekerja informal adalah Pos Usaha Kesehatan Kerja (UKK), kata dr. H. Masagus M. Hakim, M.Kes., Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin yang merupakan tindakan preventif melindungi pekerja agar hidup sehat dan terbebas dari gangguan kesehatan serta pengaruh buruk yang diakibatkan oleh pekerjaan.

Dalam rangka mewujudkan Pos Usaha Kesehatan Kerja (UKK) tersebut, pada tanggal 10 Mei 2019, dilakukan Sosialisasi Pos UKK kepada kelompok tani di Desa Petaling, Kecamatan Banyuasin III. Sosialisasi dilakukan oleh Kasi Kesling dan Kerjaor Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin Aris Wijayanto, SKM., M.KM., yang didampingi oleh Petugas UPT Puskesmas Petaling Margiati, AM.Keb., terbentuknya Ketua UKK Sukaisi, AM.Keb., peserta sebanyak 50 orang dan dihadiri oleh kepala Desa Petaling Suhardi. Dengan adanya sosialiasi tersebut diharapkan kelompok tani dan swasta “HARAPAN WARGA” dapat membentuk Pos Usaha Kesehatan Kerja (UKK).

Pos Usaha Kesehatan Kerja (UKK) merupakan bentuk pemberdayaan masyarakat di kelompok pekerja informal utamanya di dalam upaya promotif, preventif untuk melindungi pekerja agar hidup sehat dan terbebas dari gangguan kesehatan serta pengaruh buruk yang diakibatkan oleh pekerjaan. Prinsip Pos UKK adalah dari, oleh, dan untuk kelompok pekerja mandiri, kecil dan mikro di masyarakat.

Dengan terbentuknya Pos UKK berasal dari keinginan masyarakat pekerja sendiri, dengan ketentuan jenis pekerjaan yang sama dan memiliki anggota 1 Pos UKK sebanyak 10 sampai 50 orang pekerja.

Tujuannya adalah untuk mengupgrade pengetahuan pekerja tentang kesehatan kerja dan kemampuan pekerja dalam menolong diri sendiri, pelayanan kesehatan kerja oleh kader, pekerja dan tenaga kesehatan.

Manfaat Pos UKK bagi pekerja adalah dapat mendeteksi secara dini permasalahan kesehatan kerja dan memperoleh pelayanan kesehatan kerja yang terjangkau. Bagi kader kesehatan, Pos UKK memiliki manfaat mendapatkan informasi lebih awal tentang kesehatan kerja. Sedangkan bagi Puskesmas, mampu memperluas jangkauan pelayanan dan mengoptimalkan fungsi puskesmas. Dilain pihak manfaat bagi sektor lain yakni bisa memadukan kegiatan sektornya dan pemberdayaan masyarakat dengan lebih efektif dan efisien.

Peran Kader Pos UKK antara lain adalah :

– Identifikasi masalah kesehatan di lingkungan kerja
– Menyusun rencana pemecahan masalah
– Melaksanakan kegiatan kesehatan di lingkungan kerja melalui promosi
– Menjalin kemitraan dengan berbagai pihak
– Melakukan pelayanan kesehatan kerja dasar
– Melaksanakan kewaspadaan dini terhadap risiko dan masalah kesehatan pekerja
– Melaksanakan rujukan ke Puskesmas Pencatatan dan pelaporan

KEGIATAN DI POS UKK :

Kegiatan dilaksanakan oleh kader Pos UKK dibantu petugas Puskesmas secara berkala meliputi kegiatan:

PROMOTIF : PHBS, Penyuluhan, Konsultasi Kesehatan Kerja Sederhana, Sarasehan dan Pencatatan/Pelaporan.

PREVENTIF : Mendata jenis pekerjaan, pengenalan risiko bahaya, mendorong upaya perbaikan lingkungan, membantu pelaksanaan pemeriksaan dan contoh APD)

KURATIF : P3K, P3P, Pencatatan dan Pelaporan

Keberhasilan dalam mewujudkan pekerja sehat mandiri ditentukan antara lain oleh keberhasilan melakukan pemberdayaan masyarakat, pekerja, dan dunia usaha ditentukan pula oleh keberhasilan melaksanakan kemitraan. Untuk terwujudnya pekerja sehat mandiri, setiap petugas kesehatan harus mampu memberdayakan pekerja serta menggalang kemitraan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *